Sabtu

  • Aku tidak tau apakah itu adalah caramu nyembunyiin perasaanmu.sayang caramu manis buat aku jatuh terlalu dalam.aku juga tidak tau apakah itu juga caramu menutupi kebohonganmu. Apakah masih ada cara yang lain yang kamu sembunyiin dari dramamu selanjutnya. Apakah kamu pernah berpikir sakit hati yg kamu kasih buat orang yg benar* sayang sama mu. Apakah kamu belum bisa melihat seberapa besarnya caraku menjaga hatimu menjaga perasaan yg singgah sedalam ini. Semanis inikah caramu menutupi masa lalu mu hanya karna kamu takut menyakiti orang yg menyayangimu orang yg baru belajar mengenal apa itu nyaman dari sang adam. Nyaman dari kata-kata nyaman dari perhatian yg kamu beri. Aku tidak menyuruhmu untuk melihat seberapa besar usahaku untuk mu, untuk menjadikan aku orang yg merasa jadi bagian terpenting dari ceritamu. Coba kamu rasakan kejujuran  selama ini. Aku bahkan tidak pernah sama sekali mencoba berbohong soal perasaan untuk seseorang yg benar-benar aku sayang. Mudah bagimu melakukan apa yg sulit aku lakukan. Maaf jika aku memilih mengenangmu karna bagian tersulit itu adalah ketika aku mulai melupakan saat itu juga aku mengingat. Bukan aku mengabaikan perasaan seseorang yg menyayangiku tapi akan lebih baik lagi jika aku mengisi hari-hari ku dengan kesibukan agar perlahan-lahan semua hilang sendiri dan setidaknya bekas yg kamu tinggalkan akan mengajariku untuk lebih berhati-hati lagi dengan perasaan. Memang benar apalah arti nyaman jika nyaman sekilas dan sakit yg terlalu lama. Bahkan air mata pun tak enggan lagi menetes hanya karna dia tau bahwa orang yg selama ini dia sayang menghianati secara perlahan. Iya mungkin aku terlalu….terlalu sensitif 🙂

Kamu

Iya … semuanya masih tentang kamu. Bagaimana aku sekarang yg belum bisa sama sekali pindah ke lain hati. Bagaimana aku kelak jika ku lihat kamu dapat yang lebih baik dari ku ? Bagaimana jika semua tentangku perlahan hilang dari bagian cerita mu ? Bagaimana jika kamu yg dulu benar-benar ingin melupakan semua. Sama sekali tidak bisa, aku sempat merasa jadi bagian terpenting dalam ceritamu aku sempat merasakan dimana aku lah    satu-satunya yg bisa meluluhkan hati mu. Iya bahkan sampai saat ini aku masih merasa seperti itu. Batin ku terkadang tak bisa menahan lagi, aku bodoh jika ingat semua. aku mulai suka menulis, menulis semua perihal apa yang datang dalam kenangan itu. Sempat merasa konyol dengan keadaanku sendiri. 

Rindu berantem,sharing semua ceritaku, rindu ngomong di tangga,  rindu disampingmu,rindu…